Rabu, 28 Maret 2012

NTB Jadi Bumi Sejuta Sapi
Menteri Pertanian (Mentan) Anton Apriyantono, mencanangkan Program “Nusa Tenggara Barat Bumi Sejuta Sapi” (NTB-BSS) di padang pengembalaan Dusun Limung, Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, NTB. “Saya optimis program sejuta sapi dapat tercapai, karena NTB secara luas dan Sumbawa khususnya memiliki berbagai potensi pendukung untuk pengembangan kawasan peternakan terpadu,” kata Mentan dalam acara pencanangan yang dihadiri Wagub NTB, Bupati Sumbawa, dan para petani ternak.

Menurut Mentan, potensi peternakan di NTB sangat luar biasa karena memiliki sumber daya, terutama kearifan lokal pola peternakan sapi sistem padang pengembalaan yang dalam bahasa Sumbawa disebut LAR. “Kondisi ini didukung kemauan keras aparat Pemda untuk menjadikan NTB sebagai pusat peternakan sapi di Indonesia. Karena itu, saya sangat mendukung program NTB sejuta sapi,” ujar Mentan.
Sementara Wagub NTB Badrul Munir mengatakan, NTB-BSS adalah agenda besar yang telah lama dirancang sebagai terobosan pemerintah provinsi NTB dalam rangka mewujudkan NTB Bersaing.
NTB-BSS, kata dia, merupakan suatu gerakan masyarakat untuk melakukan akselerasi pengembangan peternakan sapi ke arah yang maju dan menjadikan sapi sebagai lokomotif penggerak ekonomi rakyat.
“Dengan dikembangkannya peternakan sapi modern yang terintegrasi dengan mengembangkan kearifan lokal dalam rangka mencukupi swasembada daging nasional, populasi sapi satu juta ekor diharapkan dapat tercapai pada 2013. Untuk mencapai target tersebut, Pemprov telah menetapkan pola pengembangan peternakan sapi di NTB melalui sistem kelompok kandang kolektif di Pulau Lombok dan sistem padang pengembalaan di Pulau Sumbawa. Di Sumbawa sendiri, Bupati Djamaludin Malik mengatakan, saat ini terdapat sekitar 280 ribu ekor ternak besar, terdiri dari sapi, kuda, dan kerbau. “Untuk sapi 114 ribu ekor yang diharapkan dalam dua atau tiga tahun kedepan dapat ditingkatkan menjadi 286 ribu ekor, terdiri dari sapi Bali dan Hisar,” ungkapnya.
Mentan menjanjikan akan memberikan dukungan penuh terhadap program sejuta sapi, terutama dalam penyediaan infrastruktur seperti pasar dan teknologi. Sejauh ini para peternak masih mengeluhkan belum adanya pasar ternak, sehingga mereka selalu dirugikan para tengkulak karena belum tercipta harga pasar yang layak.
sumber: http://matanews.com

0 komentar:

Posting Komentar